NEWS

PBB Dukung Inisiatif Houthi Selidiki Pencurian Makanan

PBB Dukung Inisiatif Houthi Selidiki Pencurian Makanan

PBB Dukung Inisiatif Houthi Selidiki Pencurian Makanan - Badan pangan PBB menyambut baik pernyataan dari pemimpin pemberontak Houthi Yaman yang menyebutkan bahwa mereka akan menyelidiki pencurian dan pelanggaran lainnya yang berkaitan dengan bantuan makanan ke negara miskin itu.

Herve Verhoosel, juru bicara Program Pangan Dunia (WFP), mengatakan kepada para wartawan di Jenewa, Jumat 4 Januari 2019, bahwa penyalahgunaan bantuan makanan juga terjadi di daerah-daerah yang dikontrol pemerintah tetapi itu terjadi dalam kadar yang lebih rendah.

Ini isu yang mempengaruhi bukan hanya WFP tetapi semua lembaga bantuan yang bekerja di Yaman dan di zona-zona perang di manapun," ujar Verhoosel, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Senin (7/1/2019).

WFP, Senin 31 Desember 2018 mengancam akan menangguhkan pengiriman sejumlah bantuan ke Yaman apabila pemberontak tidak menyelidiki dan tidak menghentikan pencurian serta kecurangan lainnya dalam distribusi makanan.

WFP juga memperingatkan bahwa penangguhan itu akan berdampak bagi sekitar 3 juta orang di Yaman.

Badan pangan PBB, Program Pangan Dunia (WFP), mendesak kelompok pemberontak Yaman, Houthi, untuk berhenti mencuri makanan yang dibutuhkan warga sipil di daerah-daerah di bawah kendali mereka.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh WFP, orang yang tinggal di ibukota, Sanaa, belum menerima jatah makanan dari hak mereka, menurut BBC, Selasa (1/1/2019).

WFP menuduh truk pengangkut Houthi mengambil makanan secara ilegal dari daerah target distribusi. Makanan dijual di pasar terbuka atau dikirim ke mereka yang tidak berhak.

Tidak ada tanggapan dari Houthi, tetapi mereka pernah membantah tuduhan itu di masa lalu.

Pencurian itu dilakukan oleh setidaknya satu organisasi mitra lokal yang bertugas menangani dan mendistribusikan bantuan makanan, menurut WFP. Organisasi lokal itu berafiliasi dengan kementerian pendidikan yang dikelola Houthi. 

No comments